Kamis, 24 Januari 2013

Tugu Parameswara, Sejarah Rumpun Melayu Palembang

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1485967&page=21

Tugu Selamat Datang di Jakabaring Sport City
Jika anda hendak memasuki  kawasan Jakabaring Sport Cuty Palembang tepatnya memasuki Stadion Gelora Sriwijaya, anda pasti akan melalui bundaran Tugu Parameswara. Tugu ini berbentuk pelepah daun pisang. Diambilnya pelepha daun pisang ini lantaran hampir di setiap di daerah di Sumatera, selain di pesisir maupun di pegunungan selalu ditemukan pohon pisang. Tugu Parameswara ini adalah sebuah karya seni yang dibuat untuk menyambut PON 2004 lalu. Awal mula gagasan untuk membangun tugu Parameswara, menurut Budayawan Sumsel Djohan Hanafiah, adalah untuk menunjukkan Palembang sebagai simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. Pasalnya, hampir  semua orang Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang. Foto ini saya ambil ketika saya melintas di kawasan tersebut pada saat menuju studio televisi lokal di Pamulutan, Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Foto Koleksi Pribadi, Tugu Parameswara - Jakabaring Palembang

Foto Koleksi Pribadi, Tugu Parameswara - Jakabaring Palembang

Sejarah Rumpun Melayu di Palembang
 
Menurut sejarah, berkisar pada abad ke-14, Majapahit menyerang Palembang setelah kerajaan Sriwijaya melemah. Salah satu pangeran dan panglima perang di Palembang yakni Parameswara tidak mau tunduk kepada Majapahit. Kemudian Parameswara meninggalkan Palembang bersama Sang Nila Utama pergi ke Tumasik, Singapura. Sewaktu pasukan Majapahit dari Jawa akan menyerang Singapura, Parameswara bersama pengikutnya pindah ke Malaka di semenanjung Malaysia dan mendirikan Kerajaan Malaka. Beberapa keturunannya juga membuka negeri baru di daerah Pattani dan Narathiwat (sekarang wilayah Thailand bagian selatan). Setelah terjadinya kontak dengan para pedagang dan orang-orang Gujarat dan Persia di Malaka, maka Parameswara masuk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Sultan Iskandar Syah.

Foto Koleksi Pribadi, Kawasan Parameswara - Jakabaring

Selama bulan puasa ini, bundaran tugu ini menjadi tempat berkumpulnya para remaja dan warga sekitar dalam menyambut sahur atau menyambut saat berbuka puasa. Tugu Parameswara yang berada di kawasan Jakabaring Sport City ini sengaja dibuat untuk memperindah kota Palembang.

Sumber:
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1485967&page=21
http://news.detik.com/read/2010/09/09/000123/1438275/10/tugu-nenek-moyang-malaysia-di-palembang
http://sejarah.kompasiana.com/2011/09/17/komplek-olahraga-jakabaring-palembang-akan-diganti-menjadi-sby-sport-center-396374.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar