Jumat, 30 November 2012

Latih Motorik Bayi Dengan Berenang

Berenang bersama dengan buah hati adalah kegiatan yang menyenangkan. Tak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat kedekatan si ibu dan bayi. Teknik berenang bagi bayi yang merupakan makhluk mungil tentu berbeda dengan teknik dengan orang dewasa. Pentingnya belajar berenang bagi bayi adalah perasaan gembira bayi ketika beraktifitas di luar ruangan dengan bermain air. Bayi mana sih yang ga suka dengan bermain air? Hanya bayi yang kurang sehat tidak diperbolehkan bermain air. Bayi umumnya suka sekali dengan permainan air. Banyak manfaat positif bagi kesehatan jika bayi belajar berenang diusia yang di sarankan. Baik manfaat kesehatan fisik atau mental. "Melatih renang di usia dini dianggap lebih mudah bagi anak karena pada saat itu otaknya bagaikan spons yang akan menyerap semua informasi yang diterimanya. Pandangan lain menyebutkan saat terbaik adalah ketika bayi berusia 6-12 bulan."
 
video

Aktifitas berenang pada bayi melatih pernafasan bayi sehingga memberi kekuatan yang lebih baik bagi jantung bayi dan syaraf motorik bayi agar bergerak lebih baik dan cepat. Secara mental, bayi akan belajar bersosialisai, mengatasi rasa takut, dan belajar memahami lingkungan di sekitarnya. "Menurut Rita Goldbergs, mantan perenang nasional Inggris dan seorang pelatih, kunci untuk melatih anak berenang adalah dilakukan dengan lembut, menyenangkan dan tanpa trauma." Yang terpenting ketika mengajak bayi berenang adalah jangan menimbulkan trauma ataupun dipaksa. Biarkan bayi bersenang-senang menikmati suasana kolam renang sebagai arena bermain yang luas dan menyenangkan, Bunda. Karena pengalaman menyenangkan ketika bayi pertama kali bermain di kolam renang akan memberikan efek positif bagi mentalnya sehingga tidak takut dengan air.


Keberanian anak di kolam renang bisa dilakukan secara bertahap karena ada anak yang takut begitu badannya terkena air. Bunda bisa  mengajaknya berenang sambil bernyanyi dan mengayuhkan kaki si kecil dengan perlahan-lahan. Alat bantuan untuk berenang seperti ban khusus untuk bayi bisa Bunda gunakan agar bayi bisa bergerak leluasa dan mengambang dengan posisi tengkurep. Agar anak merasa aman, pastikan Anda selalu berada di dekatnya.


Almer belajar berenang pada usia 6 bulan-Foto koleksi pribadi

Nah...selain membuat si kecil senang, berenang ternyata dapat melatih gerak motorik anak agar lebih baik dan cepat tanggap. Untuk memulainya, Bunda harus pastikan terlebih dahulu suhu kolam cocok dengan suhu tubuh si kecil yang sehat dan bugar. Kebersihan kolam renang, dan psikologi bayi dimana waktu yang tepat bayi belajar berenang saat bayi tidak terlalu kenyang dan lelah. Dan yang terpenting berikan suasana gembira pada bayi saat dikenalkan dengan kolam renang. Ayo Bunda...ajak si kecil bermain dengan air dan olah tubuhnya saat usia emas 6 hingga 12 bulan. @__@

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2011/08/02/14160234/Usia.Berapa.Bayi.Boleh.Berenang.
http://www.youtube.com/watch?v=L7NFwU-pTzw&feature=share 
http://kidsswim.blogspot.com/ 


    Selasa, 27 November 2012

    Film Yang Menginspiransi Anak Bangsa

      Novel laris karya Iwan Setiawan berjudul “9 Summers 10 Autumns” baru saja selesai diangkat ke layar perak. Film yang mengambil lokasi shooting di kota The Big Apple, kota tempat penulisnya menetap selama 10 tahun ini, mencoba menuangkan pengalaman hidup Iwan selama meniti karir di Amerika hingga sukses.1 Melansir tayangan VOA tanggal 27 November 2012 - Pembuatan Film '9 Summers 10 Autumns' di AS - Liputan Feature VOA.

      video

      "Dengan kegigihan, anak Kota Apel dapat bekerja di The Big Apple, New York. Sepuluh tahun mengembara di kota paling kosmopolit itu membuatnya berhasil mengangkat harkat keluarga sampai meraih posisi tinggi di salah satu perusahaan top dunia."2



      Film yang merupakan hasil ekranisasi dari sebuah novel yang berjudul sama, 9 Summers 10 Autumns, karya Iwan Setyawan adalah sebuah pengalaman hidup yang menghasilkan karya nyata. Iwan Setiawan berhasil meraih sukses berkat cinta dan dukungan keluarga. Sebuah film yang patut di tonton oleh anak Indonesia untuk berjuang meraih keberhasilan dalam bidang pendidikan demi meningkatkan taraf hidup. Bercerita tentang kisah seorang anak sopir angkot di Kota Batu, JawaTimur, bernama Iwan Setyawan, yang hidup dengan keterbatasan ekonomi. Berkat kegigihannya, ia mampu menembus batas mimpi dan sukses menjadi direktur di sebuah perusahaan ternama di New York, Amerika Serikat.

      video
      Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki-laki bermimpi. Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya. Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri. Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya. Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar. Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan. Tak ada mainan yang bisa diingatnya. Tak ada sepeda, tak ada boneka, hanya buku-buku pelajaran yang menjadi "teman bermain"-nya.

      Disutradarai oleh Ifa Isfansyah yang sukses dinobatkan menjadi sutradara terbaik di ajang FFI 2011, novel 9 Summers 10 Autumns berhasil mengangkat perjuangan anak Indonesia yang maju di negeri Paman Sam. Sosok Iwan Setyawan dewasa diperankan oleh Ihsan Tarore, yang dikenal khalayak ramai sebagai pemenang Indonesian Idol 2006.

      Kisah perjuangan keluarga Indonesia yang berawal dari mimpi seorang laki-laki Indonesia untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga dengan keberhasilan meraih pendidikan atas kerja keras yang telah dilakukan oleh anak bangsa bernama Iwan Setiawan. Tak heran jika film ini pantas di tonton oleh semua kalangan, mulai dari orang dewasa, remaja hingga anak-anak. Benar-benar menakjubkan. Mengangkat pentingnya kebersamaan dan dukungan keluarga hingga dapat mengantarkan seseorang menuju kesuksesan di negara Adidaya Amerika. Tidak hanya mengangkat wajah perfilman Indonesia di mata dunia tapi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk berjuang dan bekerja keras dalam mewujudkan impian masa depan. Bukan hanya mengkritik tapi dapat menghasilkan karya yang bisa di tonton semua orang. Wah...jadi terinspirasi untuk membuat karya nyata.@__@. Apalagi lokasi-lokasi pengambilan gambar bertempat di Batu, Malang, Bogor, Jakarta, dan terakhir New York, AS. Wah jadi penasaran dan pingin segera nonton filmnya. Tapi sabar, katanya film ini bisa kalian nikmati di bioskop bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2012. Maju terus Indonesiaku!


      Sumber:
      1. http://www.voaindonesia.com/media/video/1554223.html
      2. http://www.goodreads.com/book/show/10552747-9-summers-10-autumns
      3. http://www.youtube.com/watch?feature=endscreen&v=3auQg9euYJo&NR=1


      Senin, 26 November 2012

      Jembatan Ampera, Ikon Wisata Kota Palembang

      http://wisatapalembang.com/program-wisata/jalan2/
      Propinsi Sumatera Selatan dengan ibukotanya Palembang memiliki beberapa ikon pariwisata yang tak kalah hebat dengan propinsi lain di Indonesia. Jembatan Ampera dan Sungai Musi yang menghubungkan wilayah seberang ulu dan seberang ilir, ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Keduanya merupakan urat nadi dan jantung kehidupan warga kota palembang sejak dahulu hingga sekarang. Perahu ketek adalah salah satu moda transportasi warga yang bisa mengantar hingga ke pelosok kampung melalui anak-anak sungai musi. Jembatan Ampera yang kokoh berdiri di atas sungai musi menjadi sarana bagi warga setempat untuk mengais rejeki sehari-hari. Mulai dari tukang fotografer dengan Ampera sebagai objek bidikannya, penarik perahu ketek yang mengantarkan seseorang yang ingin berkeliling sungai musi, hingga para awak media dari belahan nusantara yang ingin mengabadikan kemegahan jembatan dengan singkatan Amanat Penderitaan Rakyat. Sekilas mari kita lihat sejenak sejarah pembangunan Ampera.



      Keistimewaan Jembatan Ampera
      Pada awalnya, bagian tengah badan jembatan ini bisa diangkat ke atas agar tiang kapal yang lewat dibawahnya tidak tersangkut badan jembatan. Bagian tengah jembatan dapat diangkat dengan peralatan mekanis, dua bandul pemberat masing-masing sekitar 500 ton di dua menaranya. Kecepatan pengangkatannya sekitar 10 meter per menit dengan total waktu yang diperlukan untuk mengangkat penuh jembatan selama 30 menit. Pada saat bagian tengah jembatan diangkat, kapal dengan ukuran lebar 60 meter dan dengan tinggi maksimum 44,50 meter, bisa lewat mengarungi Sungai Musi. Bila bagian tengah jembatan ini tidak diangkat, tinggi kapal maksimum yang bisa lewat di bawah Jembatan Ampera hanya sembilan meter dari permukaan air sungai.

      Sejak tahun 1970, aktivitas turun naik bagian tengah jembatan ini sudah tidak dilakukan lagi. Alasannya, waktu yang digunakan untuk mengangkat jembatan ini dianggap mengganggu arus lalu lintas di atasnya. Pada tahun 1990, kedua bandul pemberat di menara jembatan ini diturunkan untuk menghindari jatuhnya kedua beban pemberat ini.

      Minggu, 25 November 2012

      Membuka Bisnis Tempe di Negeri Orang

      Berbicara tentang bisnis makanan Indonesia memang tidak ada habisnya. Indonesia kaya kuliner nusantara yang beragam cita rasanya mulai dari pulau Sumatera hingga Indonesia bagian timur. Mulai dari makanan ringan hingga masakan khas Indonesia. Salah satunya adalah bisnis tempe yang dikelola warga Indonesia yang menetap di Jepang, Rustono Juragan Tempe dari grobogan. Terlahir di kota kecil Grobogan, Jawa Tengah ternyata tidak menyurutkan semangat juang Rustono (43). 

      http://log.viva.co.id/news/read/340356-aneka-masakan-tempe-di-mancanegara
      Tempe ternyata sudah mendunia. Makanan khas Indonesia ini dapat ditemui di Jepang. Awalnya, kendala cukup berat dialami oleh Rustono soal menghadapi iklim alam di Jepang. Fermentasi tempe hanya bisa berhasil dalam cuaca kelembaban 60 persen hingga 90 persen, yang tentu saja tidak masalah di Indonesia. Di Jepang yang mempunyai empat musim, mempunyai kelembaban udara yang dibutuhkan tempe hanya pada musim panas. Tetapi, lewat penelitian kecil-kecilan dan telaten, hasilnya sangat besar. Dia bisa mengatur kelembaban pada segala musim di dalam ruangan produksi. Kesuksesan pun menghampiri Rustono sejak keberhasilannya memproduksi tempe di Jepang. Kini Rustono mendapatkan gelar khusus yakni The King of Tempe.

      Tidak hanya di Negeri Sakura, di negara adidaya, Amerika Serikat. Adalah Ratina Muljono yang mempopulerkan tempe di California dengan membuka Tempe House. Media internasional Voice of Amerika menyebutkan Ratina datang ke AS sejak 1999. Ratina pun belajar membuat tempe segar. Ternyata membuat tempe tidak semudah yang dia duga. Setelah menghabiskan 6 karung kedelai, barulah ia bisa membuat tempe seperti yang diharapkan. Ratina menjual tempe Lomalinda seharga US$1 per bungkus atau sekitar Rp 10.000. Awalnya, ia yang menawarkan ke toko atau supermarket, namun sekarang justru toko atau supermarket yang memesan dan membayar di muka. Tempe buatannya disukai pelanggan karena rasanya yang enak dan menjual.

      Rustono, pengusaha tempe asal Jawa Tengah-Indonesia
      Suksesnya orang Indonesia, Rustono, mendirikan pabrik tempe di Jepang, membuktikan bahwa membuka usaha sendiri terlebih bisnis makanan khas Indonesia banget, tempe, bisa menjadi lahan yang menguntungkan bagi kehidupan seseorang. Mantan bell boy Hotel Sahid Yogyakarta ini sukses merintis usaha tempe di negeri sakura, Jepang. Hijrahnya Rustono ke Tokyo, Jepang telah membuatnya berhasil menjadi pengusaha tempe di negeri sakura. Selain itu, seorang Ratina asal Indramayu, Jawa Barat ini menginspirasikan kita sebagai warga negara Indonesia, dengan membuka usaha sendiri tidak hanya menguntungkan diri sendiri tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, tentunya berguna bagi orang lain. Sungguh pengalaman yang patut dicontoh. Hmmm... pingin jadi pengusaha tempe nih..@__@.
      Tempe

      Sebagai warga negara Indonesia, saya bangga makanan tradisional khas Indonesia, tempe, begitu mendunia. Apalagi olahan tempe sangatlah beragam dan rasanya yang gurih membuat lidah siapa saja pasti terkenang-kenang. Tempe berasal dari Indonesia. Tidak jelas kapan pembuatan tempe dimulai. Namun demikian, makanan tradisonal ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta.Tempe bisa diolah menjadi masakan yang nikmat dan lezat seperti tumis sambal tempe, gorengan, tempe bacam, campuran sayur bayam hingga keripik tempe. Tidak heran jika tempe banyak disukai orang terlebih masyarakat internasional. Cayo..@_@

      Jumat, 23 November 2012

      Nilai Sejarah Jakabaring Sport City

      http://www.tribunnews.com/2011/11/11/foto-warna-warni-11-ribu-kembang-api-di-langit-palembang
      Pelaksanaan SEA Games ke-26 pada November 2011, telah membuat semua mata nasional dan Asia, tertuju ke kota Palembang khususnya kawasan Jakabaring. Salah satu event olahraga terbesar antar negara-negara Asia Tenggara selain Jakarta. Beberapa bulan sebelum pelaksanaan SEA Games, beberapa tempat yang akan digunakan masih dalam proses finishing. Di tengah kasus korupsi rumah atlet yang terus di sorot media hingga menjadi isu nasional yang hingga kini belum juga selesai. Di berbagai media nasional meragukan kesiapan Palembang sebagai tuan rumah. Untungnya, kerja keras pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuahkan hasil. Meskipun banyak hal yang kurang sempurna namun pelaksanaan SEA Games pada November 2011 lalu telah meninggalkan banyak kesan di hati para atlet, dan pejabat publik yang menyaksikannya.
      http://duaribuan.wordpress.com/2011/12/04/pertahankan-juara-umum-sea-games
      Hal menarik ketika saya meliput di kawasan pusat olahraga Jakabaring pasca pelaksanaan Sea Games adalah gedung dan bangunan yang masih apik terawat.  Hingga kini kawasan olahraga berkelas dunia tersebut hampir sepenuhnya begitu terawat. Niat pemerintah daerah untuk membuat kawasan Jakabaring Sport City sebagai tempat pembinaan para atlet begitu terlihat. Terbukti, Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni IX Politeknik Indonesia di Jakabaring Sport City Palembang, 14-21 Oktober 2012.  Tidak hanya itu, Palembang terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan "The South Sumatera Governor Cup, Aerobic Gymnastics 2012 3rd Asian Championships, Asian Age Group 1 Competition"di Gedung Ranau Jakabaring. Masyarakat Indonesia tentu berharap bahwa berbagai olahraga dan atlet pembinaan kejuaraan di gelar di Jakabaring dapat meningkatkan kemampuan Indonesia memiliki atlet yang kompetitif dengan atlet dari negara lain.

      Sekarang, Jakabaring Sport City menjadi ikon pariwisata baru di kota Palembang. Ada begitu banyak orang yang datang dan berkunjung ke sana, terutama pada akhir pekan. Mereka rata-rata datang sekedar hanya ingin mengambil foto dari satu tempat ke tempat lainnya. Hampir tidak ada yang bisa mereka lihat  kecuali venue SEA Games dan danau. Nilai sejarah perhelatan Sea Games sebagai acara olahraga akbar negara-negara Asia Tenggara dengan pembukaan spektakuler dan penutupan dan juga yang berhasil merebut kembali gelar prestasi juara umum yang lama sejak 1985, menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia untuk mengabadikan keberadaan mereka di tempat ini.Mengingat di Palembang sendiri saat ini dapat dikatakan masih minim fasilitas rekreasi. Ini adalah saatnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan semua staf berpikir untuk membuat area Jakabaring Sport City sebagai daerah wisata olahraga, di mana pengunjung dapat berolahraga di sekaligus menikmati suasana komplek olahraga bertaraf internasional tersebut.

      Opening Ceremony yang luar biasa disuguhkan sekaligus menjadikan salah satu upacara pembukaan paling spektakuler sepanjang penyelenggaraan SEA Games, bahkan diperhitungkan selevel dengan pembukaan Asian Games bahkan Olimpiade. Kesuksesan menyelenggarakan upacara pembukaan tidak menyurutkan para atlet yang haus emas. 182 Emas diraih oleh atlet-atlet Indonesia sekaligus mengembalikan impian menjadi Juara Umum SEA Games ke 26 Tahun 2011. Yes, Indonesia Bisa.!!!

      Sumber:
      http://www.tribunnews.com/2011/11/11/foto-warna-warni-11-ribu-kembang-api-di-langit-palembang
      http://duaribuan.wordpress.com/2011/12/04/pertahankan-juara-umum-sea-games 

        Maknyus, Pempek Kapal Selam

          http://life.viva.co.id/news/read/59570-membentuk_pempek_kapal_selam
          Wisata kuliner dari kota Palembang tentu sangat menggoda selera. Mulai dari pempek hingga kue basah. Tak terkecuali Pempek Kapal Selam. Terbuat dari tepung sagu halus dan adonan ikan dengan saus cuka yang tidak bisa terpisahkan. Ada yang kurang jika Anda makan pempek Kapal selam tanpa "cuko" yang terbuat dari campuran bawang putih bumbu, cabe rawit dan gula merah. Ya .. dengan pempek nama "Kapal selam", bukan kapal perang laut menyelam di dasar berat, tetapi karena bentuknya yang bulat sedikit oval yang mengandung telur bola dimasak di dalamnya.

           

          resepkeren.com
          Selain rasanya yang gurih, olahan ikan ditambah aroma pedas cuka yang membuat lidah akan selalu diingatkan penikmatnya. Sebelum makan, jika anda mengendus sendiri, sagu dan karakter adonan ikan dan aroma bawang putih dalam cuka membuat lidah tidak bisa menahan perasaan petualang. Disajikan setelah digoreng atau setelah direbus saja, pempek yang mengandung telur masak didalamnya membuat lidah bergoyang. Apalagi saus "cuko" panggilan palembang, membuat seseorang ingin terus menikmatinya. Biasanya pempek Kapal selam dilengkapi dengan mie kuning, dan ditaburi dengan irisan mentimun dan taburan udang kering yang telah dihaluskan. Untuk satu porsi, biasanya pempek Kapal selam dijual Rp. 8.000, sampai dengan Rp. 10.000, tergantung di mana penjualannya, di restoran atau di warung-warung biasa.

          Ya, olahan ikan dari Palembang tidak akan membuat Anda bosan menikmatinya. Untuk yang pertama kali mencicipi kuliner khas Kota Palembang ini, tentu ingin menambahkan dan menambahkan lagi. Tidak heran hampir di setiap restoran khas Palembang menyediakan "pempek kapal selam". Penggemarnya tidak hanya dari dalam kota Palembang saja,tetapi juga dari beberapa kota di luar kota Palembang. Penganan Palembang tidak pernah membuat penjaja rasa merasa bosan untuk menikmatinya, bahkan jika Anda belum pernah makan satu, ingin menambah ...dan tambah terus. Maknyus dan lezat ... @ __ @ Hmmm dan pedas ...


          Sumber:
          http://life.viva.co.id/news/read/59570-membentuk_pempek_kapal_selam
          resepkeren.com


          Tekwan, Sup Palembang

          http://haloindo.com/indo-food/tekwan.html
          Berbicara tentang kuliner kota mpek-mpek, Palembang, memang tidak ada habisnya. Palembang memang terkenal dengan ragam kuliner mulai dari makanan berat hingga kue basah. Nah, di Palembang ada hidangan makanan seperti sup pada umumnya, namun di Palembang disebut dengan tekwan.  Tekwan adalah hidangan sup khas Palembang yang terbuat dariikan dan sagu yang dibuat dalam ukuran kecil-kecil(biji tekwan), dan disajikan dengan menggunakan kuah udang dengan rasa yang khas. Biasanya pelengkap tekwan adalah bihun, irisan bengkoang, jamur, bunga sedap malam serta ditaburi irisan daun bawang, seledri dan bawang goreng.



          http://pempekcindo.blogspot.com/2010/04/tekwan-kering.html
          Cara membuat Tekwan yaitu cubit-cubit bahan dasar empek-empek atau olahan tepung sagu yang sudah tercampur dengan adonan ikan. Lalu, dimasukkan ke air mendidih sampai matang lalu tiriskan (disebut biji tekwan). Lalu sebagai kuahnya, haluskan bawang merah dan bawang putih, merica lalu ditumis sampai berwarna kuning dan harum. Kemudian udang atau kepala udang direbus dengan air, baru masukkan tumisan bumbu dan diberi bengkoang yang diiris sepotong jari, bihun, bunga sedap malam, jamur kuping dan biji tekwan.

          Rasanya sudah pasti gurih dan menggugah selera. Setiap orang yang sudah memakannya pasti akan ketagihan dan ingin tambah terus. Di Palembang sendiri, Tekwan merupakan jajanan rakyat. Hampir di setiap sudut kota maupun di perkampungan di kota Palembang, mudah kita temui penjual penganan tekwan, mulai dari penjual keliling sampai rumah makan khas Palembang. Maklum, tekwan sering disajikan sebagai sarapan, hidangan tamu, hingga di berbagai acara pemerintahan di kota Palembang. Setiap perayaan Idul Fitri ataupun Idul Adha, penganan tekwan selalu menjadi menu wajib yang pasti disajikan di setiap rumah. Karena, Tekwan itu sendiri memiliki filosofi kuat yang tergambar pada tampilannya yang berisi bola-bola bakso ikan yang banyak, artinya memiliki arti perkumpulan atau persaudaraan. Jadi, kalau ada acara yang mengundang banyak orang tanpa adanya Tewan akan dianggap hambar dan kurang nilai acaranya. Karena menyantap Tekwan tidak seserius menyantap nasi karena bisa sambil berbincang-bincang. Ini dikarenakan ukuran Tekwan itu sendiri relatif mudah untuk dimakan.
          Jika Anda ingin menikmati seporsi Tekwan, anda bisa membelinya pada penjaja gerobak tekwan seharga Rp.5.000,- atau kalau ingin di warung makanan khas Palembang seporsi mulai dari Rp.8.000,- sampai Rp. 15.000,-. "Kurang percaya...langsung saja datang ke Palembang..."@__@

          Rabu, 14 November 2012

          Membuka Bisnis Tempe Di Amerika

          Berbicara tentang bisnis makanan Indonesia memang tidak ada habisnya. Indonesia kaya kuliner nusantara yang beragam cita rasanya mulai dari pulau Sumatera hingga Indonesia bagian timur. Mulai dari makanan ringan hingga masakan khas Indonesia. Seperti bisnis tempe yang di kelola warga Indonesia yang menetap di Amerika terkait liputan  VOA Pop News terbitan tanggal 12 November 2012 - Pierce Brosnan dan Tempe di Amerika.
          Namun disini saya akan berkomentar tentang bisnis tempe, Ibu Ratina Mulyono asal Indramayu yang membuka usaha tempe di Amerika sejak 1999.

          video


          Tempe ternyata sudah mendunia. Makanan khas Indonesia ini dapat ditemui di Amerika Serikat. Adalah Ratina Muljono yang mempopulerkan tempe di California dengan membuka Tempe House. Voice of Amerika menyebutkan Ratina datang ke AS sejak 1999. Meski hanya mengecap pendidikan SD, namun darah bisnis mengalir dalam dirinya. Idenya muncul ketika ia menyatakan akan memulai usaha dan berjualan sesuatu. Temannya menyarankan untuk jualan tempe segar karena di sana belum ada yang jual tempe. Ratina pun belajar membuat tempe segar. Ternyata membuat tempe tidak semudah yang dia duga. Setelah menghabiskan 6 karung kedelai, barulah ia bisa membuat tempe seperti yang diharapkan. Ratina menjual tempe Lomalinda seharga US$1 per bungkus atau sekitar Rp 10.000. Awalnya, ia yang menawarkan ke toko atau supermarket, namun sekarang justru toko atau supermarket yang memesan dan membayar di muka. Tempe buatannya disukai pelanggan karena rasanya yang enak dan menjual. 


          Rustono, pengusaha tempe asal Jawa Tengah-Indonesia
          Suksesnya seorang Ratina asal Indramayu, Jawa Barat ini membuktikan bahwa membuka usaha sendiri terlebih bisnis makanan khas Indonesia banget, tempe, bisa menjadi lahan yang menguntungkan bagi kehidupan seseorang. Terinspirasi dari kisah sukses Ratina, dengan membuka usaha sendiri tidak hanya menguntungkan diri sendiri tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, tentunya berguna bagi orang lain. Contoh lain, ternyata usaha makanan tempe juga berkembang pesat di negara Jepang. Orang Indonesia, Rustono, mendirikan pabrik tempe di Jepan. Terlahir di kota kecil Grobogan, Jawa Tengah ternyata tidak menyurutkan semangat juang Rustono (43). Mantan bell boy Hotel Sahid Yogyakarta ini sukses merintis usaha tempe di negeri sakura (Jepang) serta mendapatkan gelar khusus yakni The King of Tempe. Hijrahnya Rustono ke Tokyo, Jepang telah membuatnya berhasil menjadi pengusaha tempe di negeri sakura. Sungguh pengalaman yang patut dicontoh. Hmmm... pingin jadi pengusaha tempe nih..@__@.

          Tempe
          Sebagai warga negara Indonesia, saya bangga makanan tradisional khas Indonesia, tempe, begitu mendunia. Apalagi olahan tempe sangatlah beragam dan rasanya yang gurih membuat lidah siapa saja pasti terkenang-kenang. Tempe berasal dari Indonesia. Tidak jelas kapan pembuatan tempe dimulai. Namun demikian, makanan tradisonal ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta.Tempe bisa diolah menjadi masakan yang nikmat dan lezat seperti tumis sambal tempe, gorengan, tempe bacam, campuran sayur bayam hingga keripik tempe. Tidak heran jika tempe banyak disukai orang terlebih masyarakat internasional. Cayo..@_@

          Senin, 12 November 2012

          Facebook, Gambaran Dunia Nyata Atau Sebaliknya?

          Terkait Liputan VOA tentang Kesehatan dan Kesejahteraan (Bagian 2) - Dunia Kita yang tayang tanggal 14 Juni 2012, dimana facebook menjadi tren baru dibidang jejaring sosial di samping jejaring sosial lainnya. Banyak orang kecanduan akan penggunaan facebook di seluruh negara. Di balik kesenangan penggunaan facebook, ternyata facebook juga dapat membuat strees penggunanya. Dewasa terakhir, mulai dari lingkungan sekitar kita, hampir setiap orang menyinggung tentang facebook, baik itu tentang komentar maupun isi status seseorang. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak tidak lengkap rasanya kalau belum mempunyai jejaring sosial facebook. Setiap orang setiap harinya kecanduan jika belum membuka facebook. Di berbagai media, baik televisi maupun koran, kita lihat banyak para produsen telepon selular atau perangkat komunikasi lainnya mencantumkan fitur facebook pada perangkatnya.


          video

          Saat ini hampir seluruh umat manusia menggunakan jejaring sosial facebook untuk berbagi informasi positif maupun negatif dari seluruh dunia. Bagaikan kedua sisi pisau yang dapat berguna di kedua sisi, positif atau negatif. Sekedar berbagi informasi dan pengalaman pribadi berikut saya tampilkan lebih detailnya.
          Dampak Positif Facebook :

          • Memperluas pergaulan. Dapat mengenal dan berteman dengan banyak orang. Kita dapat mencari teman lama baik dari dalam kota ataupun luar kota.

          • Media hiburan atau entertainment untuk kehidupan sehari-hari. Lihat-lihat produk-produk bermerk, tanpa harus jalan-jalan ke mall atau membelinya..he..he..he. Asal tidak kebablasan.

          • Membuat komunitas positif. Misalnya membuat komunitas yang berisi tentang "Stop Smoking"

          • Media komunikasi sekaligus sarana promosi. Facebook menyediakan fitur mail, chat dan publishing. Kita dapat berkomunikasi dengan teman yang online ataupun offline. Kita juga bisa mempublish berita ataupun situs blog kita, sekalian promosi gan, mohon buka pipitfebri@blogspot.com..@__@  Bisa saling sharing informasi penting, misal tentang kesehatan.


          Dampak Negatif Facebook :

          • Berkurangnya kinerja pekerja dan pelajar. Pelajar yang seharusnya giat mengerjakan tugas sekolah, malah asik bermain facebook. Pekerja yang di kantor di beri fasilitas komputer dan internet malah digunakan untuk chatting dan facebookan.

          • Lupa waktu. Hal ini bisa terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa. Asik maen facebook jadi lupa sholat, lupa makan dan kurang tidur.

          • Untuk yang sudah berumah tangga berkurangnya perhatian pada keluarganya. Apalagi sebagai kepala keluarga yang asik maen facebook nyampe lupa punya bayi belum ganti popok, belum dikasih makan, dll. 

          • Pornografi. Sebagai situs pejaring sosial lainnya, banyak orang kurang kerjaan atau kesenangan pribadi upload foto yang tidak wajar.

          • Ejek-ejekan atau saling menyindir. Kalo lagi kesel, pasti kan pengen mengungkapkan rasa kesel kepada seseorang berupa sindiran kepada orang yang lagi dibenci.

          • Penipuan. Kadang” facebook di manfaatkan seseorang untuk penipuan. Misalkan orang itu membuat acount facebook dengan data ngasal. Pura pura menjual $ dengan cara mentranfer uang ke rekening tersangka, duit masuk, kabur deh tuh orang. Bisa juga account facebook yang didepan mengaku wanita, ternyata penggunanya pria, yang ingin mengetahui kehidupan pribadi si empunya facebook.

          Tak jarang seorang pengguna facebook seperti hidup di dunia lain, apa yang ia tampilkan ke facebook terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Namun, tak jarang banyak orang yang menikmatinya. Baik jika hal ini digunakan sebagai pembelajaran untuk berbicara sopan santun antar warga facebook. Untuk itu, kita sebagai orang yang berakhlak, baik orang tua, tante, kakak, ingatkan untuk anak-anak, adik dan saudara kita agar tidak melebihi batas norma sosial dalam menggunakan jejaring facebook. Sekarang tergantung anda, bagaimana menganalogikannya, apakah anda pengguna facebook sebagai layaknya di dunia sungguhan, atau hanya hidup di dunia maya saja. Yoi...ga...sip..@__@

          Sumber:
          http://www.voaindonesia.com/media/video/940613.htmlhttp://www.voaindonesia.com/media/video/940613.html

          • <iframe src="http://news.viva.co.id/iframe/kabarterbaru" frameborder="0" scrolling="no" height="475px" width="300px"></iframe>
          • <iframe scrolling="no" width="300" height="500" frameborder="0" src="http://www.gonla.com/widget/?pcode=1&key=87527953ed906233a8cda4490d63edb5&vlogid=pipitfebri"></iframe>

          Jumat, 09 November 2012

          Cita Tenun Indonesia, Promosi Warisan Budaya Indonesia


          Adanya acara fashion di Amerika yang mengusung tema Cita Tenun Indonesia, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Indonesia untuk dapat memperkenalkan karya tenun Indonesia kepada insan fashion Amerika dan masyarakat Internasional terlebih dunia. Karya desainer Indonesia yang dibawakan oleh model Internasional terlebih di negara adidaya seperti Amerika menjadi ajang bagi Indonesia mempromosikan warisan kekayaan budaya Indonesia hingga dapat di sukai banyak masyarakat internasional. Melansir liputan VOA untuk Dahsyat tayangan 17 Oktober 2012 - Cita Tenun Indonesia di New York, merupakan salah satu ajang bergengsi berkelas internasional guna memperkenalkan fashion dan usaha tenun karya anak bangsa Indonesia.


          video

          Pemuda Indonesia baik perempuan ataupun laki-laki sudah semestinya mencintai sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia seperti memberdayakan karya tenun desainer ternama Indonesia di mata internasional. Salah satu contohnya yakni, Ki Agus Zainal Arifin, pengusaha kain songket Palembang yang diberi nama Zainal Songket, tersohor hingga ke mancanegara. Diawali dengan pembinaan para pengrajin songket dari tahun 1980-an, Zainal tampil dengan kain songketnya di Shanghai, China, tahun 2008, serta pada 2009 ke Brunei dan Singapura. Zainal Songket terkenal sebagai usaha pengrajin tenun songket kelas  tinggi yang di minati masyarakat mancanegara tak terkecuali Amerika. Tahun 2007 dia mendapat penghargaan dari mantan ibu negara AS, Laura Bush, untuk kategori keunikan kain songketnya. 


          Foto Koleksi Pribadi
          Kain tenun songket begitu apik dan terkesan mewah lantaran harga dan motifnya yang beragam. Tak sedikit penggunaan kain tenun songket membuat orang yang memakainya bagaikan keturunan kerajaan. Tepat, warisan budaya peradaban kerajaan maritim, Sriwijaya. Baru-baru ini, Hatta Rajasa sebagai pemerkasa tenun songket Palembang sendiri, membuat pesta pernikahan putrinya begitu mewah dan berkelas dimana karya tenun songket bertaburan di pakai untuk acara ijab qobul hingga perayaan pernikahan. Sebagai keturunan orang Palembang, saya  begitu bangga dengan warisan budaya kain songket, kini dipakai sebagai hantaran lamaran, pernikahan, harta warisan hingga gelar kesenian. Dahulu tidak sembarangan orang bisa memakai kain songket, hanya keluarga sultan dan kerabatnya, baru setelah zaman penjajahan kaum kaya raya dan pejabat tinggi, masyarakat umum mulai memakai songket.

          Tak hanya itu, kini setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Pemilihan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, mengingat pada tanggal itu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap mata budaya Indonesia.

          Dikukuhnya batik oleh kebudayaan PBB UNESCO tidak bisa diklaim negara manapun atas keberadaan batik. Indonesia adalah satu-satunya negera pembuat Batik bahkan asal terjadinya Batik. Batik sendiri berkembang sejak zaman Majapahit dan masa-masa awal persebaran Islam di tanah Jawa. Pada awalnya, batik bersifat eksklusif, hanya dibuat dan dikenakan untuk kalangan keraton. Seiring dengan perjalanan waktu, penggunaan batik meluas hingga ke kalangan rakyat jelata. Kini, seluruh warga Indonesia malah diwajibkan memakai batik pada setiap tanggal 2 Oktober. Dan kita pun harus bangga dengan Indonesia yang memiliki kebudayaan yang melimpah ruah ini. Mulai dari kain songket, warisan peradaban kerajaan Sriwijaya, Palembang, hingga batik sebagai “Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi. 

          Marilah kita lestarikan warisan budaya bangsa ini, kalo bukan kita, siapa lagi. Kain tenun songket hingga Batik Indonesia sarat dengan teknik, simbol, dan budaya masyarakat Indonesia turun temurun. Keberadaannya yang diakui mulai dari pasar nasional hingga internasional, tak pelak  membuat bangsa lain iri dengan kekayaan budaya bangsa Indonesia. Tak heran negara tetangga, Malaysia, mulai mengklaim salah satu warisan budaya Indonesia mulai dari tarian reok ponorogo hingga kain tenun. Jangan sampai warisan budaya nenek moyang Indonesia yang jelas-jelas milik Indonesia di cap oleh negara lain. Oke--oke..Saya bangga memakai tenun songket, saya bangga memakai batik Indonesia. Ayo, Indonesia bisa...

          Sumber:
          http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/287-wiki-tokoh/2780-bawa-songket-ke-luar-negeri 
          http://news.detik.com/read/2012/10/02/070858/2051179/10/ayo-pakai-batik-di-hari-batik-nasional 
          http://sidomi.com/131943/hari-batik-nasional-diperingati-setiap-2-oktober/ 
          http://tekno.kompas.com/read/2012/10/02/1225407/Kompas.com.Ikut.Rayakan.Hari.Batik.Nasional.2012


          • <iframe src="http://news.viva.co.id/iframe/kabarterbaru" frameborder="0" scrolling="no" height="475px" width="300px"></iframe>
          • <iframe scrolling="no" width="300" height="500" frameborder="0" src="http://www.gonla.com/widget/?pcode=1&key=87527953ed906233a8cda4490d63edb5&vlogid=pipitfebri"></iframe>

           

          Minggu, 04 November 2012

          Badai Sandy dan Pemanasan Global




            <iframe src="http://news.viva.co.id/iframe/kabarterbaru" frameborder="0" scrolling="no" height="475px" width="300px"></iframe>
              http://nasional.news.viva.co.id/news/read/125589-warga_as_tak_percaya_pemanasan_global

              Badai Sandy yang mulai mendekati pantai timur Amerika Serikat sejak Sabtu 28 Oktober 2012 lalu telah melumpuhkan aktivitas warga dan perekonomian dunia yang menyebabkan putusnya aliran listrik untuk jutaan warga di pantai timur AS dan New Jersey. Salah satu warga Indonesia yang menetap di Amerika Serikat pun tak luput dari rasa khawatir. Melansir Liputan Berita VOA tayangan 2 November 2012 - Warga Indonesia dan Badai Sandy, membuat saya merinding membayangkan hebatnya badai sandy meluluhlantakan negara super power itu. Badai Sandy, ada-ada saja nama badai di Amerika. Apakah karena sesuai dengan dampaknya atau memang nama ilmiahnya. Menurut saya, nama badai yang pernah menyerang Amerika itu bagus-bagus, tapi tidak seindah efeknya. Badai Sandy yang melanda Amerika Serikat merupakan salah satu badai  terdahsyat, selain Badai Katrina (2005) dan Badai Irene (2011) yang melumpuhkan kawasan pesisir timur AS.

              video


              yang berjudul Badai Sandy Picu Kembali Debat Perubahan Iklim


              http://greenliving.nationalgeographic.com/simple-ways-stop-global-warming-3238.html
              Hemat air. Matikan keran saat sedang menggosok gigi atau memakai sabun. Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman. Hemat kayu dan kertas, marilah kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle). Saat berbelanja, belilah dalam jumlah besar jika memungkinkan, hal ini selain dapat menghemat pengepakan dapat juga menghemat uang. Berangkat ke tempat kerja, gunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor. Selain lebih irit ongkos juga dapat membuat tubuh lebih bugar.

              Disadari atau tidak, badai sandy merupakan efek dari pemanasan global yang terjadi di benua Amerika, dimana banyaknya penggunaan alat-alat modern dan polusi udara akibat karbondioksida berlebih di kota metropolitan tersebut. Untuk itu, mulai dari hal yang terkecil dari lingkungan rumah kita sendiri marilah bersama untuk membantu mengurangi pemanasan global dengan memakai alat-alat ataupun energi seperlunya saja tanpa berlebihan.  

              Tak hanya karena polusi udara akibat gas karbondioksida berlebih, yang paling tidak bertanggungjawab dan merusak lingkungan adalah para penebang pohon yang sembarangan hingga menyebabkan hutan gundul dan kehilangan  penyerap air yang sangat berguna bagi kehidupan. Di berbagai media, baik TV, ataupun koran,dan website tak jarang kita melihat bencana seperti banjir sering melanda indonesia. Di kota Palembang sendiri, pada musim kemarau pada bulan agustus dan september kemarin dilanda hujan deras yang menyebabkan banjir melanda kota Palembang. Yang lebih mengerikan lagi adalah adanya fakta jika Upaya Pembatasan Pemanasan Global Tidak Akan Cegah Pencairan Es, tayangan VOA pada 23 maret 2012 yang menyatakan lebih dari 60 persen penduduk dunia sekarang tinggal di daerah pantai, banyak dari tempat ini akan kebanjiran oleh peningkatan besar permukaan laut.

              Dengan kata lain, hampir seluruh penduduk di dunia ikut menyumbang akan percepatan melelehnya es di lapisan Antartika, hingga menyebabkan banyaknya bencana alam menimpa masyarakat dunia. Untuk itu, kita sebagai manusia yang tinggal di bumi sudah selayaknya menjaga kelestarian alam. Bukan hanya untuk saat ini tapi untuk keberlangsungan anak cucu mendatang.

              Sumber:
              http://www.voaindonesia.com/media/video/1538072.html
              http://www.voaindonesia.com/content/badai-sandy-picu-kembali-debat-perubahan-iklim/1537880.html
              http://www.voaindonesia.com/content/upaya-pembatasan-pemanasan-global-tidak-akan-cegah-pencairan-es-143786976/109253.html
              http://nasional.news.viva.co.id/news/read/125589-warga_as_tak_percaya_pemanasan_global
              http://greenliving.nationalgeographic.com/simple-ways-stop-global-warming-3238.html