Kamis, 31 Januari 2013

Toko Mahal, Mobil Jadi Gerobak Jualan

Mobil-mobil pribadi kelas menengah hingga mewah terparkir rapih di depan tempat-tempat keramaian di salah satu sudut kota di Indonesia. Bukan menghadiri perayaan pernikahan ataupun undangan resmi, melainkan membuka lapak dagangan. Asyik juga kan...

Trend Berjualan di mobil
Besarnya biaya sewa tempat jualan atau rumah toko di Indonesia, membuat banyak pebisnis menggunakan mobil pribadi menjadi tempat jualan yang efesien dan menarik pembeli. Di beberapa ruas jalan di sejumlah kota besar ataupun kota kecil di Indonesia saat ini mudah sekali menemukan mobil sebagai gerobak jualan untuk menjajakan barang dagangan. Selain mengirit biaya sewa rumah toko ataupun lapak dagangan, mobil pribadi yang disulap menjadi gerobak jualan menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Tak ayal, kini mobil pribadi banyak bertebaran di berbagai sudut kota untuk tempat usaha.  Selain melalui dunia online, berjualan dengan memakai mobil pribadi menjadikan tren baru yang dapat menjalankan bisnis dengan mobilitas tinggi karena mudah langsung bertemu dengan konsumen.


http://rakyatsulsel.com/wp-content/uploads/2012/08/30.8-Mobil-Makanan-mdfajar-1.jpg

Marak juga di Amerika
Memang banyak cara yang bisa dilakukan para pebisnis dalam memasarkan produknya. Seperti di kota Palembang tepatnya di pinggir jalan depan pemandian umum kolam renang Lumban Tirta. Jika menjelang sore hari, banyak mobil pribadi yang digunakan sebagai tempat usaha membuka lapak dagangannya, mulai dari baju, aksesoris, hingga makanan.
Rupanya fenomena di Indonesia tak jauh berbeda dengan di negeri Paman Sam, Amerika. Memang bukan hal baru berjualan dengan menggunakan mobil. Seiring perkembangan dunia bisnis, berjualan dengan kendaraan menjadi tren yang menjanjikan. Hal ini melansir Liputan Berita VOA - Jualan Baju ala Tanah Abang di AS, terbitan 31 Januari 2013. Berjualan pakaian dengan menggunakan mobil sebagai sarananya, menjadi ide baru dan sedang tumbuh di AS. Sebelumnya Berjualan makanan dengan mobil sudah terlebih dulu marak. Alasannya karena cara ini bisa menekan harga, baik itu sewa toko, peralatan hingga tenaga kerja. Ujung-ujungnya harga bisa lebih murah yang menjadi daya tarik bagi pembeli.


video

Efektif, Efesien, dan Menarik
Ya...memang tak dapat dipungkiri, jika berjualan apapun barang dagangannya dengan menggunakan mobil dapat menekan harga baik sewa toko, peralatan hingga tenaga kerja. Tepat sasaran, tidak membuang-buang waktu, tenaga dan biaya. Pundi-pundi pun semakin bertambah seiring berjalannya bisnis dagangan dengan mobilitas yang tinggi. Jika di salah satu tempat cuaca dan kawasan tidak mendukung, pebisnis bisa langsung berpindah ke tempat lain yang lebih mendukung bisnis kita berjalan. Cara ini cocok untuk di lakukan bagi pebisnis yang mempunyai modal terbatas. Meskipun dana dan tenaga kerja terbatas, tak menjadi halangan untuk terus menghasilkan pundi-pundi rupiah. Yup, tren yang begitu menggiurkan. Ok, Let's try it...why not! @__@


Sumber:
http://www.voaindonesia.com/media/video/1594918.html  
http://rakyatsulsel.com/wp-content/uploads/2012/08/30.8-Mobil-Makanan-mdfajar-1.jpg

Rabu, 30 Januari 2013

Apple Turun di Posisi Kedua

Jika mendengar kata-kata Apple Inc, masyarakat dunia tentunya membayangkan apple, sebagai sebuah perusahaan teknologi komputer paling berharga di dunia. Kapitalisasi produsen apple di pasar dunia khususnya pada bidang teknologi komputer memiliki kedudukan di atas merk perangkat keras lain di dunia. Apple Inc adalah perusahaan dibidang teknologi komputer berkelas dunia yang memproduksi perangkat keras seperti Imac, Macbook, perangkat pemutar ipod dan telepon genggam. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Apple sudah kehilangan 40 persen nilai sahamnya. Berdasarkan liputan VOA untuk Kabar Pasar tentang Apple Kehilangan Tahta Sebagai Perusahaan Paling Berharga terbitan 28 Januari 2013. Indeks S&P 500 pada akhir perdagangan pekan lalu ditutup di level 1500, untuk pertama kalinya sejak 2007. Tapi Apple yang sahamnya terus terpuruk, kehilangan mahkotanya sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Selain itu, saham apple turun di posisi kedua setelah Exonnmobil.

video

Meskipun Apple sukses sebagai pemimpin utama tablet dan smartphone. Namun kini, penjualan Iphone dan Ipod Apple turun dari target yang tentukan sebelumnya. Hal ini karena belum adanya gebrakan baru untuk menghadapi pesaingnya ponsel-ponsel Android yang banyak diusung oleh Samsung yang populer dengan serial Galaxy di pasar dunia. 



Tak heran, kini Steve Jobs sebagai pendiri Apple tidak lagi dipandang sebagai perusahaan yang berkembang. Untuk itu, Apple dituntut agar dapat menghasilkan produk baru yang lebih inovatif dan lebih teranyar dalam dunia hiburan dengan Televisi Apple. Mari, kita tunggu saja produk teranyarnya... Apakah dapat melebihi produk Ipad dan Imac-nya, Let's wait and see. @_@


Sumber:
http://www.voaindonesia.com/media/video/1592688.html?z=0&zp=1
http://id.wikipedia.org/wiki/Apple_Inc.

Kamis, 24 Januari 2013

Tugu Parameswara, Sejarah Rumpun Melayu Palembang

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1485967&page=21

Tugu Selamat Datang di Jakabaring Sport City
Jika anda hendak memasuki  kawasan Jakabaring Sport Cuty Palembang tepatnya memasuki Stadion Gelora Sriwijaya, anda pasti akan melalui bundaran Tugu Parameswara. Tugu ini berbentuk pelepah daun pisang. Diambilnya pelepha daun pisang ini lantaran hampir di setiap di daerah di Sumatera, selain di pesisir maupun di pegunungan selalu ditemukan pohon pisang. Tugu Parameswara ini adalah sebuah karya seni yang dibuat untuk menyambut PON 2004 lalu. Awal mula gagasan untuk membangun tugu Parameswara, menurut Budayawan Sumsel Djohan Hanafiah, adalah untuk menunjukkan Palembang sebagai simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. Pasalnya, hampir  semua orang Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang. Foto ini saya ambil ketika saya melintas di kawasan tersebut pada saat menuju studio televisi lokal di Pamulutan, Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Foto Koleksi Pribadi, Tugu Parameswara - Jakabaring Palembang

Foto Koleksi Pribadi, Tugu Parameswara - Jakabaring Palembang

Sejarah Rumpun Melayu di Palembang
 
Menurut sejarah, berkisar pada abad ke-14, Majapahit menyerang Palembang setelah kerajaan Sriwijaya melemah. Salah satu pangeran dan panglima perang di Palembang yakni Parameswara tidak mau tunduk kepada Majapahit. Kemudian Parameswara meninggalkan Palembang bersama Sang Nila Utama pergi ke Tumasik, Singapura. Sewaktu pasukan Majapahit dari Jawa akan menyerang Singapura, Parameswara bersama pengikutnya pindah ke Malaka di semenanjung Malaysia dan mendirikan Kerajaan Malaka. Beberapa keturunannya juga membuka negeri baru di daerah Pattani dan Narathiwat (sekarang wilayah Thailand bagian selatan). Setelah terjadinya kontak dengan para pedagang dan orang-orang Gujarat dan Persia di Malaka, maka Parameswara masuk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Sultan Iskandar Syah.

Foto Koleksi Pribadi, Kawasan Parameswara - Jakabaring

Selama bulan puasa ini, bundaran tugu ini menjadi tempat berkumpulnya para remaja dan warga sekitar dalam menyambut sahur atau menyambut saat berbuka puasa. Tugu Parameswara yang berada di kawasan Jakabaring Sport City ini sengaja dibuat untuk memperindah kota Palembang.

Sumber:
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1485967&page=21
http://news.detik.com/read/2010/09/09/000123/1438275/10/tugu-nenek-moyang-malaysia-di-palembang
http://sejarah.kompasiana.com/2011/09/17/komplek-olahraga-jakabaring-palembang-akan-diganti-menjadi-sby-sport-center-396374.html

Rabu, 23 Januari 2013

Menikmati Wisata Alam Pedesaan Nan Sejuk

Menikmati suasana alam nan sejuk dan rindang di wilayah persawahan warga menjadi pilihan yang tepat bagi anda bersama keluarga untuk menghabiskan liburan akhir pekan yang jauh dari hiruk pikuk kota metropolitan. Suasana pedesaan yang masih begitu kental dengan pemandangan sawah hijau yang terbentang dapat membuat mata anda jauh lebih sehat. Sekitar satu jam dari pusat kota Bandar Lampung, tepatnya di desa Pujorahayu, kecamatan Negeri Katon, kabupaten Pesawaran, provinsi Lampung. Di sini anda tentu dengan mudah menemukan persawahan hijau yang menjadi sumber mata pencaharian warga sekitar. Selain persawahan, ladang tanaman masyarakat sekitar mendominasi wilayah pedesaan ini. Di sini anda bisa menikmati suasana alam persawahan yang asri dan indah, memancing, atau sekedar menggelar makan siang bersama keluarga di ruang terbuka hijau.

Foto Koleksi Pribadi; Persawahan di Pujorahayu, Pesawaran 2010
Meski terbilang masih kabupaten pemekaran, kabupaten Pesawaran menyimpan potensi wisata alam pedesaan yang layak untuk dijadikan objek wisata lokal yang dapat menghasilkan pendapatan bagi warga sekitar. Wilayah persawahan yang terbentang luas di hampir setiap wilayah kabupaten Pesawaran dapat dijadikan tempat objek wisata lokal bernuasa alam nan sejuk dan segar tentunya. Selain asri dan segar, wisata alam pedesaan dapat menjadi objek bidikan kamera yang tidak hanya dipandang sebelah mata. Bagi anda yang tidak ingin melewatkan begitu saja suasana pemandangan alam yang indah, wajib hukumnya untuk membawa kamera. Hmm....begitu rasa tenang dan nyaman begitu menyeruak ketika anda merasakannya langsung.


Foto Koleksi Pribadi; Pemandangan Pedesaan di Pesawaran 2010


Sesekali, tidak ada salahnya untuk melepas penat rutinitas sehari-hari dengan menghirup udara segar dan menikmati suasana alam pedesaan yang nyaman berbeda jauh dengan keramaian kota besar. Nah, belum...mari rasakan langsung dengan berkunjung ke wilayah persawahan Pesawaran. Anda bisa mengajak teman, atau saudara untuk sekedar berfoto, jalan-jalan, memancing, atau ikut terjun langsung membantu petani bercocok tanam padi. He..he... Menikmati hari libur bukan sekedar memuaskan diri semata, tapi bisa merasakan langsung kehidupan penduduk setempat.


Wisata Religi di Masjid Imam Isfahan

Arsitektur Islam pada bangunan masjid di hampir penjuru dunia hingga kini berkembang sangat luas.  Desain arsitektur telah turut membantu membentuk peradaban Islam yang kaya. Islam yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW memberi dampak berarti bagi wilayah yang dilalui Rasul dalam perjalanan dakwahnya. Saat itu juga peradaban manusia tumbuh dan berkembang. Pada masa-masa itulah seni arsitektur masjid juga turut berkembang. Masjid adalah simbol kebesaran Islam karena hampir di setiap wilayah penyebaran dakwah Islam banyak dibangun masjid yang menakjubkan. Seperti masjid-masjid besar yang sangat bersejarah dalam perkembangan Islam sekaligus memiliki jejak kenabian yaitu Masjid Nabawi di Madinah, Masjid Al-Haram di Mekkah, dan Masjid Al-Aqsa di Palestina. 


Sejarah Masjid Imam Isfahan, Iran

Tidak hanya itu, peradaban Islam yang berkembang pesat di wilayah Timur Tengah juga turut mempengaruhi bangunan masjid yang ada. Seperti Masjid Imam, Isfahan, Iran. Masjid ini merupakan masjid terbagus dan termegah yang dibangun pada abad ke-17 M. Semula masjid ini dikenal dengan nama Masjid Shah. Nama tersebut mengacu kepada penguasa Safawi yang memerintah di Isfahan pada masa itu, Sultan Shah Abbas I. Shah Abbas I merupakan salah satu kepala negara yang getol melakukan pembangunan fisik kota Isfahan. Konon, proses pembangunan masjid ini memakan waktu hingga 20 tahun lamanya.


Masjid Imam, Isfahan, Iran


Masjid Imam, Isfahan, Iran


Masjid Imam, Isfahan, Iran
Wisata Religi Pada Desain Arsitektur Masjid

Masjid Imam (Imam Mosque) sebagai salah satu bangunan peninggalan Islam yang berdiri kokoh di Iran memiliki wisata religi yang tak kalah hebat dari kota-kota lainnya di kawasan Timur Tengah. Keunikan Isfahan sebagai aset budaya Timur Tengah, tak lepas dari perjalanan sejarah yang amat panjang yang dimiliki kota ini. Karenanya tak mengherankan jika Isfahan ditetapkan sebagai 'Ibukota Kebudayaan Islam'. Hampir seluruh dinding masjid ditutup keramik mozaik dengan perpaduan warna biru (turquise) dan coklat, serta kuning. Ada juga penutup tiang dari marmer hijau yang tampak amat jernih. Motif keramik bervariasi dari bunga hingga pola geometris (perpaduan Indo Europian dan Sasanid). Seperti halnya masjid-masjid lain, masjid ini pun mempunyai kubah besar yang ditempatkan di arah kiblat. Selain itu pada beberapa bagian masjid tampak kubah-kubah kecil yang juga khas bangunan rumah di Iran yang disebut 'kiosk'. Menurut kamus, 'kiosk' bermakna pola bangunan di Iran dan Turki yang atapnya disangga banyak pilar. 

Keramik warna turquise pada Masjid Imam, Isfahan, Iran


Kubah Masjid Imam, Isfahan, Iran


Bangunan dalam Masjid Imam, Isfahan, Iran

Pelataran Masjid Imam, Isfahan, Iran

Arsitektur Islam yang tercermin pada bangunan masjidnya menjadi bukti kejayaan peradaban Islam yang berkembang pesat di hampir penjuru dunia, tidak hanya di kawasan timur tengah tapi juga di negara Indonesia sendiri. Dengan berwisata religi ke masjid-masjid besar yang ada di dunia membuat kita sadar betapa besar keagungan Tuhan Yang Maha Esa yang telah menjadikan manusia sebagai khalifah dimuka bumi ini.

 
Sumber: 

Foto Koleksi Susilo Bambang Kartono, mahasiswa Universitas Utrecht 2011

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/08/21/131170-masjid-imam-isfahan-keindahan-yang-tak-pernah-luntur-dimakan-zaman 

Sabtu, 19 Januari 2013

Pilihan Menjadi Wirausahawan

Koleksi Pribadi
Menjadi wirausahawan adalah pilihan yang tidak banyak orang pada umumnya ambil dalam mengarungi hidup di tengah perekonomian yang tidak menentu. Berada di zona nyaman dengan menjadi pegawai kantoran adalah pilihan yang banyak diambil orang dari sekian banyak pencari kerja di Indonesia. Pemikiran bahwa mendapat penghasilan akan lebih mudah didapat sebagai pegawai kantoran masih banyak menghantui masyarakat Indonesia pada umumnya. Karenanya, tak banyak orang yang rela melepas statusnya sebagai pegawai kantoran menjadi wirausahawan. Padahal, suatu negara dapat maju kalau minimal punya entrepreneur dua persen, seperti yang dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan.  Majunya kewirausahaaan sangat penting, khususnya bagi negara berkembang. Sebab, sektor ini dapat menjadi pendorong perekonomian bangsa. Persentase jumlah pengusaha saat ini baru 1,56 persen dari total penduduk Indonesia.


Koleksi Pribadi
Lihat saja Bob Sadino, pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933, atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Saat ini adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Ia rela melepas statusnya dari karyawan perusahaan ternama di Jerman menjadi seorang peternak ayam. Kini, jangan ditanya lagi berapa penghasilannya setiap bulan, sudah pasti lebih dari cukup.

Meskipun demikian, pertumbuhan wirausahawan atau entrepreneur di Indonesia terus berkembang seiring dukungan bank swasta ternama dan semangat pengusaha muda Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya. Tak jarang setiap acara televisi saat ini mulai blak-blakan membicarakan bagaimana cara menjadi pengusaha sukses tanpa harus menjadi pegawai kantoran. Dimulai dari hobi dan kesukaan pada bidang tertentu dapat menghantarkan seseorang menjadi pebisnis muda. Mark Zuckerberg (Mark Elliot Zuckerberg), berhasil menjadi Billioner termuda didunia karena kepemilikannya atas situs jejaring sosial terbesar didunia “Facebook”. Di Indonesia, Rangga Umara pemilik Pecel Lele Lela, yang memulai usahanya pada tahun 2006. Sebelum di-PHK dari jabatan manajer di sebuah perusahaan, dengan modal awal sebesar Rp 3 juta, Rangga mulai melakukan inovasi pada usaha Pecel Lele Lela hingga memiliki cabang di hampir setiap provinsi di Indonesia. 


Foto Koleksi Pribadi; Warnet - Usaha Rumahan

Foto Koleksi Pribadi; Warnet - Usaha Rumahan

Melihat antusias dan semangat para pengusaha muda di Indonesia yang terus maju bersama usahanya masing-masing membuat seseorang membuka mata bahwa menjadi pengusaha adalah pilihan tepat untuk menjadi kaya, kaya materi dan kaya rohani. Ada kepuasan tersendiri dalam diri sebagai pemilik usaha jika usaha kita maju dan membuat orang-orang di sekeliling kita merasakan hasilnya. Karena itu, saat ini mulai tumbuh para pengusaha muda Indonesia yang mulai menancapkan peluang bisnisnya di berbagai bidang. Mulai dari anak kecil, pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga dan pegawai kantoran mulai melirik menjadi pengusaha ketimbang bekerja menjadi mbak-mbak kantoran ataupun mas-mas kantoran. Sesuai bidang dan kesukaan masing-masing orang, seperti usaha kain flanel, makanan ringan; pisang hijau, usaha rumahan; warnet ataupun usaha fashion; batik ataupun tenun.  Ya...memang untuk memulai usaha tidak semudah membalikkan telapak tangan, diawali dari hal kecil hingga dapat menumbuhkan usaha besar yang beromzet miliaran. Hmmm....ya..memang terkesan manis dan menggiurkan, asal dibarengi dengan usaha yang gigih dan pantang putus asa. Memperluas zona nyaman dari pegawai kantoran menjadi pengusaha yang memiliki anak asuh saat ini dirasa lebih mandiri dan terhormat dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri. Selamat beriwirausaha kawula muda, Indonesia Bisa!


Sumber:

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/322681-menkop--jumlah-wirausahawan-ri-kalah-jauh, edisi 8 Juni 2012
http://www.iftfishing.com/city/featured/kuliner2/resto/pecel-lele-lela/ 

Selasa, 15 Januari 2013

Batik, Aset Warisan Budaya Indonesia



Batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia sangat penting peranan dalam mengangkat budaya Indonesia di kancah internasional. Batik sebagai aset warisan budaya Indonesia sudah sering dipamerkan di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Melansir berita VOA tanggal 12 Juli 2011 yang berjudul Batik Indonesia Semakin Mendunia, saya sangat bangga pamor batik di dunia semakin melambung, seperti tercermin dalam pameran batik berskala internasional oleh KBRI di Washington. Isteri Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Rosa Rai Djalal, membuka pameran batik bertajuk Indonesian Batik: World Heritage di KBRI Washington.

Pengklaiman Batik oleh Negara lain
Pada saat awal kasus Klaim ini terjadi, Batik merupakan salah satu yang pertama di klaim oleh Malaysia sebagai warisan kebudayaan milik negaranya. Pengakuan tersebut sempat membuat resah pengrajin batik dan juga menuai kemarahan rakyat Indonesia. Bahkan dalam laga final piala AFF lalu, sempat ramai informasi melalui Broadcast Message untuk memakai batik saat Indonesia bertanding melawan Malaysia. Klaim atas batik ini akhirnya dimenangkan oleh Indonesia dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh Unesco pada 2 Oktober 2009. Untuk itu, kita sebagai bangsa Indonesia patut mempertahankan batik sebagai warisan leluhur Indonesia agar tidak diklaim negara lain. Kini setiap tanggal 2 Oktober 2012 dirayakan sebagai Hari Batik Nasional. Hal ini bertepatan dengan penetapan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2009 silam. Pasalnya, ancaman dari pengusaha asing yang tak ragu menggelontorkan banyak uang demi mencontoh motif batik Indonesia pasti merugikan pengrajin lokal Tanah Air yang membutuhkan dana karena sulit mengembangkan usaha dengan modal mandiri.


Sejarah Batik
Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan ‘malam’ (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing.  Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Seiring perkembangan zaman, kini corak batik mengalami perkembangan, yaitu beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, sketsa relief candi, wayang beber dan sebagainya. Hal ini seiring dengan perkembangan batik yang semakin indah, syarat makna dan filosofi. Harmonisasi antar sesama manusia, manusia dengan alam dan sang pencipta, maupun harapan akan kehidupan yang lebih baik, semua tertuang dalam motif. Selama ratusan tahun, tentunya sudah tak terhitung lagi berapa lembar batik yang telah dihasilkan para pengrajin batik Indonesia.



Foto Koleksi Pribadi, Baju Batik dan Songket di Pesta Pernikahan, 2011

Daerah Penghasil Batik
http://lifestyle.okezone.com/read/2012/08/10/29/676031/gaya-simpel-pilihan-busana-lebaran-annisa-pohan
Menilik daerah penghasil batik di Indonesia lebih didominasi oleh beberapa kota yang berada di pulau jawa seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, Mojokerto, Tulungagung, Ponorogo, Banyumas, dan beberapa kota lain. Kini hasil karya kain batik dapat mudah ditemui dalam berbagai bentuk mulai dari baju berbahan batik, sepatu hingga tas berbahan batik. Seiring perkembangan zaman, batik online pun kini berkembang pesat dalam perekonomian bangsa khususnya melalui jejaring internet, guna memudahkan pecinta batik memilikinya. Nah, saat ini karya berbatik lebih mudah anda temukan di berbagai situs online yang menjual beraneka ragam karya khas batik. Jadi bagi anda yang ingin belanja batik, bisa langsung klik saja lewat situs onlinenya. Bentuk yang ditawarkan pun semakin unik, beragam dan bernilai jual tinggi. Tidak mengherankan jika menantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Anissa Larasati Pohan memperkenalkan batik sejak dini pada anaknya, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Selain itu, kecintaannya pada batik membuat ia membuka butik batik sekaligus toko batik dengan nama anaknya Alleira. Siapapun orangnya, bukan menjadi masalah untuk memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia ke kancah nasional hingga internasional sekalipun. Yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai generasi penerus bangsa dapat membawa nama baik batik hingga cucu kita kelak bangga dengan memakai batik.

Kegunaan Batik
Fungsi batik memang sejak dahulu amatlah penting bagi masyarakat Indonesia secara turun-temurun. Dahulu kain batik adalah pakaian keluarga Jawa yang biasa dipakai untuk kegiatan sehari-hari, atau sering disebut kemben. Kini kain batik, bagi masyarakat keturunan Jawa, sudah menjadi barang bernilai sosial tinggi untuk melamar anak gadis orang sebagai hantaran berupa kain batik ataupun karya berbatik lainnya. Sama halnya dengan songket yang menjadi syarat jika seseorang lelaki ingin melamar anak gadis Palembang. 

Foto Koleksi Pribadi, Kain Batik sebagai Hantaran Pernikahan, 2011
Untuk terus melestarikan batik, sejak dahulu di setiap kantor pemerintahan ataupun swasta
di Indonesia hampir seluruh pegawainya diharuskan memakai seragam batik setiap hari jumat, terlebih saat ini  batik sudah menjadi Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2009 silam. Tidak hanya itu, pada setiap acara formal ataupun resmi baju batik menjadi andalan tersendiri bagi seseorang yang mengenakannya akan terlihat lebih formil dan sopan. Hal ini sudah barang tentu menjadi keunggulan pemakaian batik bagi setiap orang. Ya..marilah kita perkenalkan batik mulai dari sabang hingga internasional agar kelestarian dan hak patennya terus terjaga hingga generasi selanjutnya.


Sumber:

http://www.berbatik.com  
http://www.voaindonesia.com/content/batik-indonesia-semakin-mendunia-125500358/95502.html 
http://forum.kompas.com/nasional/106600-inilah-daftar-kebudayaan-indonesia-yang-diklaim-malaysia.html 

Minggu, 13 Januari 2013

Surga di Pantai Mutun dan Pulau Tangkil, Lampung

Lampung, yup...welcome to paradise..! Kota yang indah dan menyajikan beragam tempat wisata alam untuk melepas penat. Sekitar 6-7 jam dari Palembang dan sekitar 3-4 jam dari pelabuhan kapal feri Bakauheni Lampung. Tujuan wisata di Lampung memang didominasi dengan wisata pantai. Kalo dulu wisata pantai yang terkenal adalah pantai Pasir putih atau pantai-pantai yang berada di sekitar Kalianda. Saat ini ada tempat wisata yang masih terbilang baru populer, Pantai Mutun. Tidak diragukan lagi jika Indonesia menyimpan banyak potensi pariwisata yang begitu indah seperti tanah surga.

Pantai Mutun
Pantai Mutun terletak di Lempasing, tak begitu jauh dari pusat kota Bandar Lampung. Hanya berkendara sekitar 45 menit sudah bisa menikmati objek wisata pantai ini. Untuk masuk kawasan ini, setiap pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp5.000/mobil. Jika tidak ingin berpanasan dipantai kita bisa menyewa pondok-pondokan bambu yang disewakan dengan harga sekitar Rp. 20 ribu - Rp. 50 ribu tergantung penawaran. Jika ingin datang di hari libur usahakan datang dari pagi hari, karena bisa menikmati pantai yang lengang, menjelang sore semakin rame wisatawan yang berkunjung membuat gerak berenang anda semakin sempit. Ada wahana banana boat, jetski, kano. Dan...yang paling indah adalah pasir yang putih, bersih hingga air laut yang jernih banget.

http://youfy.multiply.com/photos/album/78/Pesona_Pantai_?&show_interstitial=1&u=%2Fphotos%2Falbum#photo=9

Pulau Tangkil
Dari Pantai Mutun kita juga bisa menyeberang ke Pulau Tangkil yang tidak jauh dari pantai Mutun, dengan menggunakan perahu motor sewa Rp. 5000/orang, sekitar 15 menit dari pantai Mutun. Di pulau Tangkil ini lebih sepi dan lebih indah pantainya. Jika bosan berenang, main kano atau snorkling, anda bisa berjalan mengelilingi pulau ini dengan cara menyisiri pantai. Melepas penat dengan mengirup udara segar dan suasana pantai yang bersih membuat kita menyadari betapa besarnya ciptaan-Nya yang patut kita jaga keasrian dan keelokannya.

Menuju Pulau Tangkil; http://youfy.multiply.com/photos/album/78/Pesona_Pantai_?&show_interstitial=1&u=%2Fphotos%2Falbum#photo=12

Rasa tenang benar-benar terasa hingga meresap ke pikiran setelah memasuki Pulau Tangkil, jauh lebih sepi dari Pantai Mutun. Disini kita bisa menyewa pondok atau saung dengan harga 25.000 yang berukuran kecil, dan 50.000 yang besar. Bosan berenang, anda bisa menyusuri pulau ini dan pasti menemukan daerah yang tampak seperti hutan di tepian pinggir pantai. Eksotisme dan keaslian pulau yang dipenuhi dengan kumpulan pepohonan dan batu karang ini menjadi pemandangan yang sangat cantik untuk dijadikan objek kamera anda.

http://youfy.multiply.com/photos/album/78/Pesona_Pantai_?&show_interstitial=1&u=%2Fphotos%2Falbum#photo=1

Serasa layaknya di pulau antaberantah seperti di dunia Alice Wonderland deh pokoknya. Jauh dari hingar bingar kota dan cocok bagi anda yang ingin menggali inspirasi. Rugi banget jika ke pantai Mutun tanpa mengunjungi pulau Tangkil bersama keluarga tercinta anda.

Nah tips menarik bagi anda yang ingin berlibur ke pantai nih:
1. Logistik. Yup..jangan lupa bawa makanan, nasi beserta lauk pauknya ataupun makanan ringan biar ga kecapean nyari warung terdekat setelah anda jauh-jauh menyusuri pantai.
2. Pakaian Ganti dan Handuk. Pastikan anda membawa pakaian ganti dan handuk jika anda berniat berenang atau bermain air.
3. Obat-obatan. Untuk jaga-jaga jika kondisi tubuh anda lemah karena kecapean.
4. Uang receh. Untuk bayar kamar bilas.  

Selamat Menikmati masa liburan anda..Hore-hore. Ayo, kunjungi Surganya Indonesia di Pantai Mutun dan Pulau Tangkil, Lampung. 

Sumber:
Foto Koleksi Pribadi
http://youfy.multiply.com/photos/album/78/Pesona_Pantai_?&show_interstitial=1&u=%2Fphotos%2Falbum

Jumat, 11 Januari 2013

Menyusuri Hiruk Pikuk Pasar 16 Ilir Palembang

Palembang, Kota Dagang

Pasar 16 mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat kota Palembang, diperkirakan mulai berkembang pada pertengahan abad ke-19. Geliat perekonomian 16 Ilir dan sekitarnya sesungguhnya sudah dimulai sejak Kimas Hindi Pangeran Ario Kesumo Abdulrohim memindahkan pusat kekuasaan dari 1 Ilir yang dibakar habis oleh VOC tahun 1659 ke Kuto Cerancang (kini kawasan Beringin Janggut, Masjid Lama dan sekitarnya) pada tahun 1662. 

Suasana Pasar 16 Ilir pada tahun 1970an
  
Sejarah Pasar 16 Ilir
Denyut perekonomian itu makin terasa saat cucu Kimas Hindi Sultan pertama Palembang yang bergelar Sultan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayidul Imam yaitu Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo memindahkan keraton ke Kuto Kecik, seiring pembangunan Masjid Agung pada tahun 1738. Setelah menaklukkan Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1821, Belanda kemudian mengangkat potensi perekonomian di kawasan itu. Sebagai daerah perdagangan, dibangunlah pertokoan dan perkantoran di sepanjang tepian Sungai Tengkuruk, sungai yang bermuara ke sungai musi. Seperti lazimnya perkembangan pasar saat ini, perdagangan di Pasar 16 Ilir berawal dari "pasar tumbuh", yang terletak di tepian Sungai Musi (sekarang Gedung Pasar 16 Ilir Baru hingga Sungai Rendang, Jl Kebumen).
Pola perdagangan di lokasi itu hingga awal 1900-an, dimulai dari berkumpulnya pedagang “cungkukan”(hamparan), yang kemudian berkembang dengan pembangunan petak permanen. Untuk kawasan Pasar Baru (hingga kini masih bernama Jl Pasar Baru) saat itu sudah berderet bangunan bertingkat dua yang di bagian bawahnya menjadi tempat berjualan. Lapak-lapak pedagang mulai dibangun sekitar tahun 1918 dan dipermanenkan sekitar tahun 1939. Hal ini seiring dengan perkembangan ekonomi masyarakat Palembang yang maju pesat. Tidak heran jika Palembang sering disebut sebagai Kota Dagang, karena hampir di setiap sudut kota terdapat pedagang, mulai dari emperan makanan hingga restoran. Sekedar informasi, kadar emas di Palembang jauh lebih baik jika dibanding emas keluaran pulau jawa atau pulau sumatera lain. Jadi bagi anda yang ingin investasi emas, rugi banget kalau tidak beli emas Palembang.


Geliat Perdagangan
Aktivitas perdagangan umumnya berasal dari daerah hulu Sungai Musi, daerah Jakabaring dan sekitarnya, yang membawa hasil bumi, terutama buah, sayuran, dan kebutuhan lainnya dengan menggunakan perahu kayu atau sering disebut dengan perahu jukung, dengan semacam rumah-rumahan di bagian belakang sebagai tempat beristirahat. Pasar 16 Ilir adalah pasar yang cukup modern yang berada di tepi sungai Musi dan berada di samping Jembatan Ampera di Palembang. Jika dari arah hulu, menuju ke Pasar 16 ilir kita pasti melalui Bundaran Air Mancur depan Masjid Agung Palembang, kawasan perekonomian tersibuk di Palembang.

Foto Koleksi Liputan 2011, Bundaran Air Mancur Palembang

Pasar ini tergolong bersih karena merupakan pasar yang menjual tekstil, batik, pakaian, songket, dll. Pasar 16 ilir terkenal dengan banyaknya toko-toko emas, pusat penjualan baju-baju bekas yang di import dari luar negeri dan yang terpenting adalah sebagai pusat grosir di Kota Palembang, tidak heran jika harganya jauh lebih murah di banding pasar-pasar yang lain. Gedung pasar ini terdiri dari 4 tingkat bangunan. Ruko-ruko yang berjejer di pasar ini juga bersih. Setelah mengalami renovasi, ruko disekitar pasar ini kembali terlihat seperti bangunan perdagangan kolonial yang rapi, bersih, cantik, dan megah. Moda transportasi menuju Pasar 16 ilir anda bisa menggunakan angkot, bus transmusi, bus air, hingga perahu ketek, perahu kayu yang ditarik dengan mesin.

http://life.viva.co.id/news/read/78167-palembang_jadi_percontohan_udara_bersih


Pasar 16 Ilir sekarang
Mulai Tawar-Menawar Harga
Menyusuri setiap lorong-lorong Pasar 16 Ilir mulai dari lantai dasar, anda akan menjumpai puluhan pedagang tekstil, pakaian import, songket, tas wanita import dan segala pernak-pernik wanita semua tersedia. Harga yang ditawarkan beragam, seperti pakaian grosir misalnya, dibandrol dari 80 ribu rupiah atau lebih, tergantung pintar-pintar anda menawar dengan pedagang. Berjalan berhimpitan dengan para pengunjung lain sudah tentu menjadi pemandangan yang tidak aneh di sini. Berbagai kalangan mulai dari masyarakat bawah hingga masyarakat menengah begelayutan mencari keperluan mereka untuk mendapatkan harga yang murah dikantong dan berkualitas.


Geliat Pasar 16 Ilir dari atas Jembatan Ampera sekarang
Foto Koleksi Liputan 2011, Ampera dari Menara Masjid Agung
Lantai Kedua
Belum puas menyusuri lantai dasar, mari kita ke lantai dua Pasar 16 Ilir. Lapak-lapak pedagang yang terdiri dari ruko-ruko berjejer rapih dan tertata sesuai jenis barang dagangan. Di lantai ini anda akan mudah menjumpai pedagang busana muslim, aneka perlengkapan sholat yang semuanya berkualitas dengan harga yang sesuai tentunya. Seperti satu mukenah bordir semi sutra dibandrol sekitar 150 ribu rupiah atau lebih. Jika tidak sesuai kantong, ada banyak pilihan lain yang bisa anda beli. Mau beli boneka murah, perlengkapan pernikahan, sepatu, dan lainnya bisa anda cari di pasar 16 ilir. Yang pasti, sesuaikan dengan keuangan kantong dan keperluan anda. Beranjak ke lantai berikutnya lantai ketiga dan keempat anda masih menjumpai para pedagang tekstil dan pakaian, pokoknya tergantung selera dan tinggal pilih deh. Kalau belum puas pilih-pilih baju di lantai dasar, lantai kedua, anda bisa melenggang sampai ke lantai empat. Nah, dari lantai empat ini anda akan melihat pemandangan sungai musi di tengah hiruk pikuk geliat perekonomian masyarakat Palembang. Belum puas juga, datang saja ke Sumatera Selatan, Palembang...@__@




Sumber:

http://palembangdalamsketsa.blogspot.com/2012/07/sejarah-pasar-16-ilir-palembang.html

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1128433&page=16;
Geliat Pasar 16 Ilir dari atas Jembatan Ampera sekarang

Rabu, 09 Januari 2013

Eksotisme Tulip di Sudut Kota Belanda

Kincir angin, sepatu kayu, dam, bunga tulip…


Belanda merupakan salah satu negara maju terkecil di dunia. Belanda, secara harfiah berarti "Kerajaan Tanah-Tanah Rendah" adalah sebuah negara di Eropa bagian barat laut. Di sebelah timur negara ini berbatasan dengan Jerman, di sebelah selatan dengan Belgia dan di sebelah barat dengan Laut Utara. Kata Belanda dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Portugis: Holanda -> olanda -> wolanda -> bolanda -> "Belanda". Belanda adalah salah satu negara yang pernah menguasai Indonesia dan baru mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949, sekarang mengakui Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Belanda merupakan salah satu negara yang terpadat di dunia dan kebanyakan tanahnya berada di bawah permukaan laut. Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul), kincir angin, terompa kayu, tulip dan sifat terbuka masyarakatnya. Sifat liberalnya menjadi sebutan masyarakat internasional. Belanda juga menjadi tempat kedudukan Mahkamah Internasional. Amsterdam merupakan ibu kota Belanda dan Den Haag pusat administrasi dan kediaman Ratu Belanda. Belanda termasuk salah satu negara tua, karena secara resmi lahir pada 1581. Bentuk negaranya  monarki konstitusional, dengan kepala negara seorang raja atau ratu.

Kincir angin, sepatu kayu, dam, bunga tulip, roti dan keju merupakan icon terkenal sebagai simbol dari Belanda. Bunga tulip menjadi icon penting selama musim semi dan panas. Salah satu kebun tulip terbesar di Belanda, yakni Keukenhof. Keukenhof terletak di sebelah selatan Belanda, yakni di kota Lisse, sekitar 30 menit naik bus dari Amsterdam. Taman bunga Keukonhof dijuluki The Garden of Europe dan menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di Belanda. Keukenhof dibuka setiap tahun dan tentu saja hanya pada musim semi (spring), yakni sekitar akhir Maret hingga pertengahan Mei. Setiap musim semi sekitar 7 juta kuntum bunga dibiakkan untuk menarik para pengunjung dari berbagai belahan dunia. Jadi, tidak hanya bunga tulip yang bisa dinikmati, tapi juga berbagai jenis bunga lainnya seperti daffodil, bahkan anggrek. Keindahan ribuan bunga yang tersebar di taman ini begitu menarik ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri setiap tahunnya. Maka itu, hampir di setiap sudut kota di Belanda mudah ditemui toko di pinggir jalan yang menjual beragam bunga.

Foto Koleksi Susilo Bambang Kartono, Mahasiswa Universitas Utrecth Belanda


 


Bagi anda pecinta bunga dan juga pecinta fotografi, rugi banget jika tidak berkunjung ke Keukenhof. Keindahan bunga tulip yang ada di taman ini sudah tentu menjadi objek utama bidikan kamera para wisatawan lokal ataupun mancanegara. Keren...



Foto Koleksi Susilo Bambang Kartono - 2011, Taman Bunga Keukenhof
Ya...eksotisme bunga yang merekah pada musim semi begitu menyeruak di hampir setiap penjuru kota Belanda. Gimana Sob?, jadi pingin kesana kan...@_@ Seru, Asyik dan bunga dimana-mana.



Sumber:

Narasumber; Susilo Bambang Mahasiswa di Utrecht University, School year 2011 · Research Master in Linguistics
http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda