Tampilkan postingan dengan label Celebration. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celebration. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Desember 2012

Jadi Pemenang Pertama Kontes Blog Pertama

Hadiah terindah yang pernah saya dapat dari lomba menulis ngeblog untuk pertama kalinya menjadi blogger sejak tiga bulan terakhir. Yup..berkat VOA Indonesia. Terimakasih banyak VOA Indonesia. :) Saya benar-benar diberi rejeki yang nomplok. Hadiahnya iPad 2 yang 3G+Wi-Fi  16 GB, dari VOA Indonesia.

Awal Taunya
Awal taunya tentang Kontes Ngeblog VOA ketika saya iseng-iseng membuka situs resmi www.voaindonesia.com karena ingin mengupdate informasi seputar mancanegara. Berhubung saya seorang jurnalis televisi, keingintahuan saya tentang berita terbaru selalu saya coba cari tahu dengan browsing internet di kantor.  Tak sengaja, mata saya langsung mengarah ke sudut kiri bawah postingan yang berjudul Kontes Ngeblog VOA. Langsung saja saya berusaha buat Blog di Google. Benar-benar awal belajar nulis di blog. Di sela-sela waktu senggang di kantor saya usahakan buat artikel yang membahas postingan berita VOA baik dari tayangan televisi VOA ataupun artikelnya. Selama kontes berlangsung dari awal September hingga November saya hampir mengirimkan sepuluh postingan terkait berita VOA yang sudah tayang. Mulai dari postingan tentang Bahaya Merokok (Kesehatan),  Belajar di Kelas Hidup (Pendidikan), Cita Tenun Indonesia Warisan Budaya (Budaya), dan lainnya. Yang pasti karena saya ingin berkomentar dan mengungkapkan pendapat saya tentang berita-berita yang di tayangkan VOA, baik tentang ekonomi, keluarga, hiburan, sosial, kesehatan dan pendidikan. Dan akhirnya, artikel yang kedua ternyata menang hadiah pertama.  Berjudul, Ayo, Belajar Di Kelas Hidup.  Alhamdulillah・:) IPAD 2 APPLE...:D


My First Blogging Contest as the First Winner

Yup, itu  pertama kalinya saya ikutan kontes ngeblog. Jujur, saya baru ngikutin blogger Indonesia di Kontes Ngeblog VOA Indonesia. Pernah saya coba belajar ngeblog dulu sewaktu masa kuliah tapi belum bisa. Selain alasan masih sedikit ide, dan belum ada rasa penasaran dari Ngeblog bisa menghasilkan duit. :)

Nah, Kontes Ngeblog VOA ini asyik banget karena temanya bisa apa aja, asal terinspirasi dari berita VoA, entah itu dari website, video, youtube, atau bahkan televisi. Berhubung saya adalah blogger pemula, saya benar-benar tidak tahu sama sekali bagaimana rating topik bisa mempengaruhi kemenangan atas blog yang saya tulis. Mulailah saya menulis blog dari berbagai macam berita yang ditayangkan VOA. Seru abis..soalnya seputar kehidupan masyarakat Amerika yang baik di contoh Indonesia sebagai negara berkembang. Waktu senggang buat seorang jurnalis adalah surga.. .Yup. Maklum..di kejar berita update terus setiap hari. Waktu kontes ngeblog yang panjang yang disediakan VOA Indonesia membuat blogger dengan tulisan-tulisan yang keren dan trafik pengunjung yang tinggi buat menang seperti saya..hehehe. 

Range Grafik
Yang saya tahu range grafik pengunjung adalah penilaian seberapa banyak kunjungan sesama bloger yang membaca tulisan blog kita. Sempet putus asa ngeliat postingan keren-keren dari pada bloger yang berpengalaman. Tapi saya tidak pantang menyerah walaupun kriteria lomba ngeblog itu adalah trafik pengunjung. Blog saya di blogspot melalui mesin pencari google yakni pipitfebri.blogspot.com.  Blog saya hanya dikunjungi ga lebih dari 10 orang per hari. Kalo kriterianya jumlah pengunjung, saya gak akan pernah bisa menang. Kontes Ngeblog VOA ini saya cek terus jumlah pengunjungnya hingga mencapai 317 pengunjung untuk postingan tulisan saya yang memenangkan juara pertama, berjudul : Ayo, Belajar di Kelas Hidup. Alhasil, saya mendapat telepon dari VOA Indonesia tanggal 20 November 2012 yang menyatakan saya menjadi pemenang pertama Kontes Ngeblog VOA Indonesia. Berhubung rumah saya di Lampung, jadi pihak VOA Indonesia bener-bener baik...mau mengirimkan paket hadiah ipad 2 ke alamat saya di Lampung. Sebenarnya waktu itu saya mau ambil langsung hadiahnya ke kantor VOA di Jakarta biar bisa bersalaman dengan direkturnya bapak Frans Padak Demon, kayak di foto-foto Awarding itu, karena alasan bekerja jadi saya minta kirim. Wah...benar-benar ga nyangka jadi juara pertama, maklum baru amatir. Hehehe. Terimakasih VOA Indonesia.

Selamat kepada para pemenang Kontes Ngeblog VOA periode September 2012!
​​Pemenang utama kali ini adalah Pipit Febriana yang menulis mengenai kebun bersama sebagai kelas di alam terbuka, dalam posting blog-nya yang berjudul, "Ayo, Belajar di Kelas Hidup." Pemenang kedua adalah M. Akida Pratama yang menulis mengenai sesi latihan Andik Vermansyah berjudul "Untuk Mengangkat Piala, Tak Cukup Hanya Talenta,"  sementara pemenang ketiga adalah Noviana Dwi Wintarti yang menulis mengenai ekspor beras Vietnam dalam tulisannya berjudul "Makan Nasi."

Ini menjadi motivasi saya untuk terus berkarya dengan menulis blog untuk memperluas wawasan dan dapat hadiah...:) Amin.

Jumat, 23 November 2012

Nilai Sejarah Jakabaring Sport City

http://www.tribunnews.com/2011/11/11/foto-warna-warni-11-ribu-kembang-api-di-langit-palembang
Pelaksanaan SEA Games ke-26 pada November 2011, telah membuat semua mata nasional dan Asia, tertuju ke kota Palembang khususnya kawasan Jakabaring. Salah satu event olahraga terbesar antar negara-negara Asia Tenggara selain Jakarta. Beberapa bulan sebelum pelaksanaan SEA Games, beberapa tempat yang akan digunakan masih dalam proses finishing. Di tengah kasus korupsi rumah atlet yang terus di sorot media hingga menjadi isu nasional yang hingga kini belum juga selesai. Di berbagai media nasional meragukan kesiapan Palembang sebagai tuan rumah. Untungnya, kerja keras pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuahkan hasil. Meskipun banyak hal yang kurang sempurna namun pelaksanaan SEA Games pada November 2011 lalu telah meninggalkan banyak kesan di hati para atlet, dan pejabat publik yang menyaksikannya.
http://duaribuan.wordpress.com/2011/12/04/pertahankan-juara-umum-sea-games
Hal menarik ketika saya meliput di kawasan pusat olahraga Jakabaring pasca pelaksanaan Sea Games adalah gedung dan bangunan yang masih apik terawat.  Hingga kini kawasan olahraga berkelas dunia tersebut hampir sepenuhnya begitu terawat. Niat pemerintah daerah untuk membuat kawasan Jakabaring Sport City sebagai tempat pembinaan para atlet begitu terlihat. Terbukti, Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni IX Politeknik Indonesia di Jakabaring Sport City Palembang, 14-21 Oktober 2012.  Tidak hanya itu, Palembang terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan "The South Sumatera Governor Cup, Aerobic Gymnastics 2012 3rd Asian Championships, Asian Age Group 1 Competition"di Gedung Ranau Jakabaring. Masyarakat Indonesia tentu berharap bahwa berbagai olahraga dan atlet pembinaan kejuaraan di gelar di Jakabaring dapat meningkatkan kemampuan Indonesia memiliki atlet yang kompetitif dengan atlet dari negara lain.

Sekarang, Jakabaring Sport City menjadi ikon pariwisata baru di kota Palembang. Ada begitu banyak orang yang datang dan berkunjung ke sana, terutama pada akhir pekan. Mereka rata-rata datang sekedar hanya ingin mengambil foto dari satu tempat ke tempat lainnya. Hampir tidak ada yang bisa mereka lihat  kecuali venue SEA Games dan danau. Nilai sejarah perhelatan Sea Games sebagai acara olahraga akbar negara-negara Asia Tenggara dengan pembukaan spektakuler dan penutupan dan juga yang berhasil merebut kembali gelar prestasi juara umum yang lama sejak 1985, menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia untuk mengabadikan keberadaan mereka di tempat ini.Mengingat di Palembang sendiri saat ini dapat dikatakan masih minim fasilitas rekreasi. Ini adalah saatnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan semua staf berpikir untuk membuat area Jakabaring Sport City sebagai daerah wisata olahraga, di mana pengunjung dapat berolahraga di sekaligus menikmati suasana komplek olahraga bertaraf internasional tersebut.

Opening Ceremony yang luar biasa disuguhkan sekaligus menjadikan salah satu upacara pembukaan paling spektakuler sepanjang penyelenggaraan SEA Games, bahkan diperhitungkan selevel dengan pembukaan Asian Games bahkan Olimpiade. Kesuksesan menyelenggarakan upacara pembukaan tidak menyurutkan para atlet yang haus emas. 182 Emas diraih oleh atlet-atlet Indonesia sekaligus mengembalikan impian menjadi Juara Umum SEA Games ke 26 Tahun 2011. Yes, Indonesia Bisa.!!!

Sumber:
http://www.tribunnews.com/2011/11/11/foto-warna-warni-11-ribu-kembang-api-di-langit-palembang
http://duaribuan.wordpress.com/2011/12/04/pertahankan-juara-umum-sea-games 

    Kamis, 25 Oktober 2012

    Idul Adha di Amerika

    http://photo.sindonews.com/view/1014/shalat-ied-di-palembang#4

    Idul Adha setiap tahunnya dirayakan seluruh umat muslim di seluruh dunia. Ditandai dengan pelaksanaan shalat sunah dua rakaat kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Daging kurban tersebut kemudian akan dibagikan kepada warga sekitar terutama kepada orang tidak mampu. Idul Adha merupakan refleksi keteladanan totalitas ibadah, ketaqwaan, keikhlasan dan kepasrahan sebagaimana yang ditunjukan Nabi Ibrahim ketika menerima perintah Allah SWT melalui Malaikat Jibril. "Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, Maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)", (Q.S. Al-Hajj ayat 34). 

    Terkait berita liputan VOA Pop News‬ - Cara Berkurban di Amerika - VOA untuk friends terbitan 23 October 2012, menggambarkan perayaan Idul Adha di setiap negara tidak jauh berbeda dengan perayaan Hari Raya Kurban di tanah air, Indonesia yang notabene penduduk muslim terbanyak di Asia. Di Indonesia sendiri, hari saya Idul Adha 1433 Hijriyah jatuh pada hari Jumat 26 Oktober 2012. Tak hanya di Indonesia saja, namun di berbagai belahan dunia lain pun Idul Adha dirayakan suka cita oleh umat muslim. Umat muslim yang tinggal di Amerika juga tidak mau melewatkan Hari Raya Kurban begitu saja tanpa menyembelih hewan kambing. Meskipun umat muslim di Amerika menjadi kaum minoritas, namun yang membuat saya terkesan di sana terdapat tempat pemeliharaan hewan ternak kambing sekaligus pemotongan hewan kurban yang modern, dan yang terpenting pemotongan kurban secara islami.


    Reporter VOA Ronan Adzannur yang mengajak pemirsa Friends untuk melihat seperti apa sih cara berkurban di Amerika. Ronan mendatangi sebuah slaughter house Marrakech di negara bagian Virginia, pilih sendiri kambingnya, lalu menyerahkan kepada pihak farm untuk menyembelihnya.

    Saya baru tahu kalau perayaan Idul Adha yang dilangsungkan di Amerika, penduduk setempat mendapat jatah libur 1-3 hari selama peringatan hari raya qurban. Sama seperti di Indonesia, umat muslim akan beribadah di masjid – masjid pada pagi hari.  Setelah itu mereka akan berkumpul bersama teman dan sanak saudaranya untuk menikmati kebersamaan dan saling berbagi. Di Indonesia sendiri, perayaan Idul Adha di mulai dengan berpuasa 3 hari sebelum tanggal 10 Dzulhijjah 1433 Hijriyah. Puasa 3 hari menjelang Idul Adha dimaksudkan oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai puasa sunnah untuk membantu para jemaah Haji yang sedang wukuf di Padang Arafah, Mekkah sebagai syarat sahnya ibadah haji.

    Berbicara mengenai prosesi penyembelihan hewan kurban, masyarakat di Indonesia melakukan penyembelihan hewan kurban setelah melakukan sholat Idul Adha. Biasanya di lakukan di halaman Masjid atau pekarangan rumah warga. Namun, jika di Amerika ada peraturan yang melarang penyembelihan hewan kurban di halaman masjid atau halaman rumah. Hmm, boleh... juga...Saya baru tahu kalau penyembelihan hewan kurban di Amerika, dilakukan langsung setelah proses jual beli hewan kurban saling sepakat. Ternyata prosesi penyembelihan hewan kurban, tak banyak dilakukan oleh umat muslim di Amerika. Seperti Laporan VOA Ronan Adzannur, yang memotong hewan kurban adalah petugas peternak dengan menggunakan peralatan gergaji mesin pemotongan bukan menggunakan golok, seperti di Indonesia, hehee. Jadi, beli kambing langsung potong, tidak harus tunggu hari Idul Adha. Kalau di pikir-pikir, perayaan Hari Raya Qurban tanpa menyaksikan langsung prosesi pemotongan hewan kurban secara beramai-ramai kurang seru. Jika di Indonesia, prosesi pemotongan hewan kurban dilakukan oleh petugas masjid mulai dari pembersihan, pengulitan hingga pemotongan, dan disaksikan oleh si empunya kurban atau si keluarga yang berkurban, dan pastinya masyarakat sekitar dunk. Seru kan...Yah, berbeda cara tapi satu tujuan, is'ok. @__@. Yang penting sama-sama kurban kambing dan sapi, bukan manusia, hee,,hee. peace

    Sumber:
    http://www.voaindonesia.com/media/all/latest.html?z=419 
    Al- Quran Surat Al-Hajj ayat 3
    http://www.centroone.com/index.php/lifestyle/2012/10/3a/meriahnya-idul-adha-di-berbagai-negara/
    http://photo.sindonews.com/view/1014/shalat-ied-di-palembang#4